• 25 February 2021

    Pentingnya Nutrisi Bagi Ibu Hamil - Mungkin anda sering mendengar jika ASI bisa menyehatkan bayi anda. Tapi tahukah anda bahwa menyusui juga bisa memberikan manfaat kesehatan bagi diri anda?

    Disebutkan pula bahwa menyusui mampu membantu anda menurunkan perkembangan berbagai macam kondisi medis yang mengintai anda, terutama penyakit jantung dan diabetes. Bagi kesehatan mental, menyusui pun dapat mengatasi stres dan mempererat hubungan bathin anda dengan si buah hati. 

    Pentingnya Nutrisi Bagi Ibu Hamil dan Cara Mendapatkannya

    Pentingnya Nutrisi Bagi Ibu Hamil

    Terlebih lagi, ASI dikemas dengan beragam nutrisi penting dan zat kimia yang dapat meningkatkan proses perkembangan bayi anda. Jadi tidak heran jika anda membutuhkan lebih banyak energi dalam memproduksi ASI yang kaya akan gizi tersebut.

    Agar anda bisa menjaga kualitas dari ASI yang anda produksi secara alami tersebut, tentunya anda pun membutuhkan asupan makanan yang bergizi pula.

    Kenali ASI Anda

    Anda pun tentunya bertanya-tanya kenapa kita harus senantiasa mengkonsumsi makanan bernutrisi tinggi ketika menjadi ibu menyusui. Di samping mampu mempromosikan kesehatan tubuh anda, pola makan sehat sangatlah penting untuk memastikan bayi anda mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan.

    ASI hampir mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi anda untuk perkembangannya yang optimal selama 6 bulan pertama. Tetapi tentunya kandungan nutrisi tersebut harus didukung oleh asupan gizi yang baik dari si ibu, karena apa yang anda makan bisa berefek langsung terhadap ASI yang anda produksi.

    Penelitian sendiri menunjukkan bahwa ASI terbuat dari 87% air, 3,8% lemak, 1% protein, dan 7% karbohidrat dengan menyediakan antara 60-75 kcal/100ml. Sumber 1.

    Tetapi berbeda dengan susu bayi formula, kandungan dan komposisi kalori dalam ASI bisa sangat beragam. ASI tersebut akan berubah selama menyusui dari waktu ke waktu demi memenuhi kebutuhan bayi anda.

    Di awal-awal, ASI akan terlihat lebih dan encer dan berguna untuk menghilangkan dahaga si buah hati anda. Setelah itu, lambat laun ASI pun akan terlihat lebih kental, lebih tinggi kandungan lemaknya, dan lebih bergizi.

    Faktanya, menurut sebuah penelitian di tahun 2005 menjelaskan bahwa ASI akan mengandung 2 sampai 3 kali lebih banyak lemak setelah beberapa saat, dan 7 sampai 11 kalori lebih tinggi per ons-nya. Oleh karena itu, untuk mendapatkan ASI yang paling bergizi, penting sekali bagi bayi anda untuk selalu menghabiskan ASI di salah satu payudara anda sebelum beralih ke payudara lainnya. Sumber 2.

    Fokus Pada Makanan Bernutrisi

    Ada alasan kenapa tingkat rasa lapar anda selalu tinggi dari waktu ke waktu pada saat masa menyusui. Hal ini karena ASI menuntut tubuh anda untuk memberikan lebih banyak kalori ekstra, serta beberapa kadar nutrisi spesifik yang lebih tinggi.

    Bahkan diperkirakan bahwa kebutuhan energi anda selama masa menyusui meningkat sekitar 500 kalori per harinya. Terdapat pula beberapa jenis nutrisi tambahan yang diperlukan seperti protein, vitamin D, vitamin A, vitamin E, vitamin C, vitamin B12, selenium, dan zinc. Sumber 3.

    Inilah kenapa anda harus mengkonsumsi berbagai macam jenis makanan bernutrisi tinggi demi mendukung kesehatan baik ibu maupun si buah hati. Dengan mengkosumsi jenis-jenis makanan yang mengandung nutrisi di atas, maka anda pun bisa mendapatkan semua makro dan mikro nutrisi yang anda dan si kecil butuhkan.

    Adapun beberapa jenis makanan yang direkomendasikan oleh para pakar ahli kesehatan untuk wanita menyusui adalah sebagai berikut:

    Ø  Ikan dan Seafood: salmon, rumput laut, kerang, sarden.

    Ø  Daging dan unggas: Ayam, sapi, domba, jeroan (seperti hati)

    Ø  Sayuran dan Buah-buahan: buah berry, tomat, paprika, kubis, kale, bawang putih, brokoli.

    Ø  Kacang dan Biji-bijian: almond, kenari, biji chia, biji rami.

    Ø  Lemak sehat: alpukat, minyak zaitun, kelapa, telur, yogurt.

    Ø  Pati kaya serat: kentang, ubi jalar, kacang-kacangan, lentil, oat, quinoa, soba.

    Ø  Makanan lainnya: tahu, tempe, coklat hitam, kimchi.

    Sambil meningkatkan asupan makanan yang disebutkan di atas, pastikan juga anda membatasi atau bahkan menjauhi beberapa makanan yang kurang menyehatkan seperti makanan cepat saji, junk-food, dan makanan yang mengandung fruktosa atau gula tinggi.

    Kenali Pula Dua Kelompok Nutrisi

    Nutrisi dalam ASI bisa dikategorikan ke dalam dua kelompok, tergantung dari sejauh mana nutrisi tersebut disekresikan ke dalam ASI anda.

    Jika anda kehabisan nutrisi kelompok 1, maka nutrisi tersebut pun tidak akan segera disekresikan ke dalam ASI anda. Dengan mengkonsumsi suplemen tertentu, maka bisa membantu mengatasi masalah ini. Tetapi pastikan berbicara terlebih dahulu dengan dokter demi mendapatkan jenis suplemen yang tepat.

    Berbeda dengan konsentrasi nutrisi pada kelompok 2 dimana ia tidak tergantung pada seberapa banyaknya si ibu mengkonsumsi gizi tersebut, sehingga meningkatkan asupannya melalui suplemen tidak akan membantu sama sekali.

    Untuk lebih jelasnya, coba kita lihat kedua kelompok nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu menyusui di bawah ini:

    Nutrisi Kelompok 1

    Berikut adalah nutrisi kelompok 1 yang mana jika anda tidak cukup mendapatkannya, maka bisa mengganggu produksi gizi ASI anda.

    Ø  Vitamin B1 (tiamin): ikan, biji-bijian, kacang-kacangan

    Ø  Vitamin B2 (riboflavin): keju, almond, daging merah, minyak ikan, telur

    Ø  Vitamin B6: buncis, ikan, unggas, kentang, pisang, buah kering

    Ø  Vitamin B12: kerang, hati, yogurt, minyak ikan, telur, kepiting, udang

    Ø  Kolin: telur, hati sapi, hati ayam, ikan, kacang tanah

    Ø  Vitamin A: ubi manis, wortel, sayuran berdaun hijau, daging jeroan, telur

    Ø  Vitamin D: minyak hati ikan cod, minyak ikan, beberapa jenis jamur, makanan yang diperkaya dengan vitamin D

    Ø  Selenium: seafood, ayam kalkun, gandum utuh, biji-bijian

    Ø  Yodium: rumput laut kering, ikan cod, susu, garam beryodium

    Nutrisi Kelompok 2

    Adapun kelompok nutrisi 2 termasuk:

    Ø  Folat: kacang-kacangan, lentil, sayuran berdaun hijau, asparagus, alpukat.

    Ø  Kalsium: susu, yogurt, keju, sayuran berdaun hijau, polong-polongan.

    Ø  Zat besi: daging merah, unggas, seafood, kacang-kacangan, sayuran hijau, buah kering.

    Ø  Tembaga: kerang, gandum utuh, kacang-kacangan, daging jeroan, kentang.

    Ø  Zinc: kerang, daging berah, unggas, kacang-kacangan, produk susu.

    Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa konsentrasi nutrisi kelompok 2 dalam ASI relatif tidak terpengaruh oleh seberapa banyak asupan makanan atau cadangan di dalam tubuh anda. jadi, jika asupan dari nutrisi kelompok 2 rendah, maka sebagai gantinya tubuh anda akan mengambilnya dari tulang dan jaringan tubuh anda sendiri untuk disekresikan ke dalam ASI.

    Memang bayi anda akan selalu mendapatkan jumlah yang tepat, tetapi simpanan gizi dalam tubuh anda pun akan habis jika tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup dari makanan. Kondisi ini akan sangat berbahaya karena nantinya anda beresiko terkena malnutrisi dan berakibat fatal terhadap kesehatan tubuh anda di masa yang akan mendatang. Lambat laun, produksi ASI anda pun akan terganggu.

    Untuk menghindarinya, pastikan selalu meningkatkan asupan makanan dari jenis-jenis yang sudah diterangkan di atas.

    { 1 comments... read them below or add one }

    1. kebetulan nih bunda asraf sedang mencari refensi mengenai nutrisi ibu hamil. makasih ya kak buat infonya

      ReplyDelete

  • - Copyright © HariLibur.me - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -