Review Nokia 5.3: Smartphone Android One 2 Jutaan Rupiah dengan NFC

 Lama tak terdengar kiprahnya di ranah handphone Android di Indonesia, HMD Global melewati brand Nokia baru-baru ini meluncurkan Nokia 5.3. Sama semacam pendahulunya, Nokia 5.3 tetap tergabung dalam program Android One, yang artinya mengusung sistem operasi murni dengan jaminan update selagi setidaknya 2 tahun ke depan.


Apabila melirik spesifikasi serta harganya, Nokia 5.3 adalah device kelas menengah yang ingin bertarung di zona perang, yakni kisaran 2 hingga 3 jutaan rupiah. Di area tersebut, Nokia 5.3 wajib siap berhadapan dengan berbagai nama besar lainnya yang punya produk dengan penawaran amat menggiurkan.


Lalu, apakah Nokia 5.3 punya potensi untuk berkata tak sedikit di pasaran? Yuk, langsung saja simak ulasan lengkap kami:


Tampilan Nokia 5.3

Sejak sederet produk sebelumnya, untuk urusan tampilan Nokia terbukti dikenal agak sedikit telat dalam mengikuti tren. Tetapi justru itulah yang membikin handphone garapan Nokia rutin punya ciri khasnya sendiri, termasuk Nokia 5.3 ini. Ketika tak sedikit brand lain telah mulai menyaapabilan komposisi kamera belakang dalam frame kotak, Nokia 5.3 mengemasnya dengan frame bulat.


Nokia 5.3 5


Tepat di bawah kamera belakang Kamu bakal menemukan sensor sidik jari. Sekadar informasi, berbagai produk brand pesaing di kisaran harga yang sama mulai memindahkan sensor sidik jari ke samping. Dengan cara manfaatonal terbukti tak ada persoalan dengan tetap menempatkan sensor di belakang. Tapi dari sisi tampilan, jadi terkesan tak lebih modern.


Di tahap depan Kamu bakal menemukan layar yang tetap memakai poni minimalis bergaya tetesan air. Lagi-lagi, agak ketinggalan sebab tren device Android sekarang mulai beralih ke layar punch hole. Bezel di kurang lebih layar pun belum bisa disebut tipis, terutama dibagian dagunya yang tetap lumayan untuk menampung logo Nokia.


Nokia 5.3 1


Apapun itu menurut kita tak ada yang salah dengan tampilan Nokia 5.3. Dengan cara tampilan tetap oke untuk ukuran device keluaran tahun 2020. Hanya saja, tahap eksterior ini bisa terkesan lebih stylish kalau saja Nokia mengadpilihan finishing dengan warna gradasi yang lebih berani, bukan sekadar warna semacam varian Charcoal ini.


Sedikit mengulas materialnya, Nokia 5.3 tetap didominasi bahan plastik. Nilai rancang bangunnya standar saja. Yang kita suka adalah device ini termasuk enjoy saat digenggam serta tak terasa licin. Bobotnya juga tetap ringan, jadi ideal untuk dimasukkan ke saku celana.


Nokia 5.3 2


Nokia 5.3 mempunyai tiga slot yang terdiri dari dua slot SIM-card serta satu terdedikasi khusus untuk microSD dengan kapasitas maksimal mencapai 512 GB. Port yang dipakai telah USB Type-C. Posisinya ada di bawah, bersebelahan dengan celah speaker. Port audio jack 3.5mm ada di atas. Butuh diketahui pula bahwa Nokia 5.3 punya satu tombol khusus di sebelah kiri untuk terbuktigil Google Assistant.


Layar Nokia 5.3

Nokia 5.3 memperkenalkan layar berkapasitas 6,55 inci dengan aspect ratio 20:9. Satu faktor yang mengecewakan adalah layar ini tetap mengusung resolusi HD+, belum Full HD+ semacam tak sedikit device lainnya di kisaran harga yang sama. Untungnya dari sisi tampilan gambar layar Nokia 5.3 tetap termasuk tajam serta sedap dipandang. Mungkin pertimbangan memilih layar HD+ juga supaya daya tahan baterainya lebih panjang.


Nokia 5.3 4


Selain itu, layar Nokia 5.3 juga telah memperoleh Low blue light certification dari TÜV Rheinland. Dengan fitur peredam emisi cahaya biru, layar Nokia 5.3 tak bakal membikin mata cepat lelah ketika dipakai dalam durasi yang lama. Intinya layar ini tetap memadai untuk menunjang kegiataan semacam browsing, media sosial, melihat video, hingga bermain games.


Sistem operasi Nokia 5.3

Semacam disebutkan di atas, Nokia 5.3 adalah device yang tergabung dalam program Android One. User interface-nya tak dimodifikasi, atau murni dari Google, dengan versi sekarang adalah Android 10. Tidak hanya tampil dengan tampilan yang simpel, antarmuka Nokia 5.3 juga leluasa dari bloatware.


Sebab termasuk perangkat Android One pastinya update OS menjadi lebih terjamin. Nokia 5.3 dijanapabilan bakal menerima pembaruan keamanan dengan cara berkala setidaknya hingga 2 tahun ke depan. Update ke OS versi penerus Android 10 (Android 11, mungkin?) juga dipastikan bisa. Tepat untuk Kamu yang gemar memakai satu device untuk jangka waktu yang lama tapi ingin sistem operasinya rutin baru.


Tetapi sebab OS-nya adalah Android murni, jelas fitur-fitur di dalamnya hanya yang bawaan Google saja, umpama Dark Mode, Focus Mode, serta Digital Wellbeing. Tak ada fitur-fitur tambahan semacam pada device lain yang terkadang menurut kita lumayan berguna untuk memberbagi pengalaman pemakaian yang lebih baik.


NFC Nokia 5.3

Nokia 5.3 3


Satu nilai plus yang rutin kita suka dari berbagai device garapan Nokia adalah kehadiran NFC bahkan di handphone-handphone murah mereka. Untuk kelas harga Nokia 5.3, NFC termasuk fitur yang lumayan jarang ditemui. Jadi kalau Kamu termasuk orang yang dengan cara rutin membutuhkan NFC serta sedang mencari device di bawah 3 juta rupiah, Nokia 5.3 adalah alternatif yang tepat.


Kamera Nokia 5.3

Nokia 5.3 kamera


hp 200 g3 aio 728 yc


Sektor gambargrafi Nokia 5.3 didukung quad-camera yang terdiri dari 13 megapixel f/1.8, 5 megapixel ultrawide 118 derajat, 2 megapixel macro, serta 2 megapixel depth sensor. Kamera tersebut telah didukung fitur-fitur kekinian semacam Night Mode, Portrait Mode, serta AI Scene Detection. Untuk yang gemar selfie, ada kamera depan 8 megapixel.


Bagaimana nilai gambarnya? Sekilas menurut kita lumayan keren terutama di kondisi cahaya yang pas. Detailnya tinggi, dynamic range-nya lumayan oke, serta warna yang disaapabilan pun cenderung natural dengan saturasi yang tak diangkat berlebihan. Pemotretan dengan mode Auto pun bisa memperoleh white balance yang seksama.


Kemampuan low light-nya belum sebaik device pesaingnya. Kehadiran Night Mode terbukti menolong kita untuk memperoleh hasil gambar yang lebih terang, tapi dengan detail yang menurun serta ada noise. Yang luar biasa, kita pernah mencoba memakai Night Mode di kondisi cahaya memadai, serta hasilnya menurut kita justru lebih menggugah selera dibanding mode Auto. Sedikit mirip Gcam.


Sayangnya mode yang terdapat pada kamera Nokia 5.3 agak terbatas. Kamera ultrawide-nya pun nilainya tak sama lumayan jauh dengan kamera utama. Untungnya untuk mode Portrait efek bokehnya tampak rapi. Sedikit mengulas videografi, kamera mutlak Nokia 5.3 sanggup merekam video hingga resolusi 4K. Sementara kamera depannya bisa hingga 1080p. Sayangnya baik kamera belakang maupun depan tak didukung stabilization.


Kemampuan Nokia 5.3

Beralih ke sektor kemampuan, Nokia 5.3 dipersenjatai chipset Qualcomm Snapdragon 665 dengan RAM 6 GB serta storage internal 64 GB. Kombinasi yang lumayan standar untuk suatu  device kelas menengah, tapi pastinya tetap sangat ideal guna menunjang kebutuhan sehari-hari bahkan untuk gaming.


Sesuai dugaan, kinerja Nokia 5.3 terasa amat mulus serta responsif. Pemakaian sistem operasi Android murni sangat menolong memaksimalkan kemampuan hardware-nya, sebab dengan cara teori lebih ringan dibanding UI yang dimodifikasi. Saat dipakai bermain games pun lancar serta kita belum menemui kendala berarti.


Berbagai judul yang telah kita coba mainkan antara lain Mobile Legends, PUBG Mobile, Call of Duty Mobile, hingga Asphalt 9. Semua berlangsung mulus dengan frame rate yang lumayan stabil. Tetapi pastinya untuk game yang menuntut kinerja berat semacam PUBG serta COD, kita sarankan untuk tak memakai setting grafis tinggi supaya tak terjadi frame rate drop.


Supaya lebih menggambarkan semacam apa kemampuan dari Nokia 5.3, berikut kita saapabilan berbagai hasil pengujian memakai software benchmark:


Baterai Nokia 5.3

Nokia 5.3 dilengkapi baterai sebesar 4.000 mAh. Bukan yang paling menggiurkan, sebab telah tak sedikit device pesaing yang memperkenalkan baterai 5.000 mAh bahkan 6.000 mAh. Tapi dengan hardware yang tak terlalu rakus daya, baterai 4.000 mAh sanggup membikin Nokia 5.3 menyala 1 hingga 1,5 hari tergantung gaya pemakaian. Daya tahannya menurut kita termasuk lumayan baik.


Sayangnya baterai ini tak dibarengi dengan teknologi pengisian daya yang mumpuni. Dengan 10W, butuh waktu yang lumayan lama untuk bisa mengisi baterai hingga 100 persen dari kondisi di bawah 5 persen. Total waktu yang kita catat kurang lebih 3 jam. Tak lebih luar biasa.


Kesimpulan

Sekilas Nokia 5.3 terbukti bukan device yang menggoda di kelasnya. Untuk bisa bersaing ketat dengan lawan-lawannya di level harga yang sama, ada berbagai faktor yang menurut kita patut ditingkatkan lagi, umpama soal resolusi layar, kemampuan memotret low light, hingga teknologi fast charging.


Meski begitu, Nokia 5.3 tetap menjadi device yang pantas Kamu pertimbangkan. Statusnya sebagai perangkat Android One serta kehadiran fitur pendukung semacam NFC menjadi dua nilai plus yang membikinnya terkesan tak sama dibanding tak sedikit device 2 jutaan pada umumnya. Bagi yang tertarik, Nokia 5.3 dipasarkan dengan harga Rp2.999.000.


Kelebihan Nokia 5.3:

Android One: OS murni serta jaminan update ke versi terakhir

Kemampuan mulus, gaming lancar

Ada NFC

Baterai termasuk tahan lama

Kamera lumayan keren di kondisi cahaya ideal

Ketidak lebihan Nokia 5.3:

Layar tetap HD+

Kemampuan low light tetap tertinggal dibanding pesaingnya

Perekamanan video belum didukung stabilization

Charging lambat

Nokia 5.3 ideal untuk: Pemakai yang menyukai OS Android murni. Pemakai yang memakai handphone untuk waktu yang lama, tapi ingin OS rutin terakhir. Pemakai yang butuh NFC.


Nokia 5.3 tak lebih ideal untuk: Vlogger yang gemar merekam dengan device. Pemakai yang tak mau menantikan waktu charging yang lama.


Spesifikasi Nokia 5.3

Layar 6,55 inci HD+ 20:9

SoC Qualcomm Snapdragon 665 AIE

RAM 6 GB

Memori internal 64 GB (ada slot microSD)

Kamera Belakang 13 MP f/1.8, 5 MP wide, 2 MP depth, 2 MP macro

Kamera Selfie 8 MP f/2.0

Baterai 4.000 mAh

Fast Charging

Sistem Operasi Android 10 (Android One)

Konektivitas 4G LTE

Sistem Keamanan Sensor sidik jari

Warna Cyan, Charcoal

Nokia 5.3 2


Statusnya sebagai perangkat Android One serta kehadiran fitur pendukung semacam NFC menjadi dua nilai plus yang membikinnya layar dipertimbangkan

0 Response to "Review Nokia 5.3: Smartphone Android One 2 Jutaan Rupiah dengan NFC"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel